Konvergensi Teknologi


Konvergensi media adalah penggabungan atau pengintegrasian media-media yang ada untuk digunakan dan diarahkan kedalam satu titik tujuan. Konvergensi media biasanya merujuk pada perkembangan teknologi komunikasi digital yang dimungkinkan dengan adanya konvergensi jaringan.
Konvergensi jaringan adalah koeksistensi efisien telepon, video dan komunikasi data dalam satu jaringan. Penggunaan beberapa mode komunikasi dalam jaringan tunggal menawarkan kenyamanan dan fleksibilitas bukan tidak mungkin dengan prasarana yang terpisah.
Konvergensi media atau konvergensi TIK sebenarnya secara umum tidak memiliki perbedaan yang siginifikan. Dua hal ini sebenarnya lebih mengarah pada, selain soal pencapaian satu tujuan, pengelolaan konten (informasi, gambar, audio, video, dan lain-lain) agar bisa masuk dalam jenis teknologi apapun, seperti yang diunkapkan oleh Prof. Henry Jenkins. Sehingga, jenis konten apapun akan bisa dikonsumsi oleh satu jenis atau berbagai platform media.
Konvergensi mengarah pada penciptaan produk-produk yang aplikatif yang mampu melakukan fungsi audiovisual sekaligus komputasi. Maka tidak heran jika sekarang ini komputer dapat difungsikan sebagai pesawat televisi, atau telepon genggam dapat menerima suara, tulisan, data maupun gambar tiga dimensi. Itu hanya sedikit dari contoh nyata, bahwa semua aspek kehidupan, tanpa terasa tengah menggiring kita menuju ke platform yang satu, yaitu platform digital.
Kemajuan teknologi telah menjadikan fungsi teknologi informasi dan komunikasi menjadi konvergen sehingga kini muncul istilah ICT (Information and Communication Technology). Makin nyata, ICT dengan kemampuan multimedia telah merasuk dalam kehidupan kita dan semakin berpengaruh pada cara kita berkomunikasi, bekerja, berkreasi maupun mendapatkan informasi dan hiburan, dari manapun, tanpa dibatasi lagi oleh ruang dan waktu.

Internet dan telepon seluler memiliki peran penting sebagai medium untuk konvergensi multimedia saat ini.  Ponsel telah berevolusi menjadi perangkat pintar yang dapat melakukan berbagai fungsi tambahan. Telepon seluler tidak lagi hanya sebagai perangkat teknologi tetapi sudah menjadi media masa baru yang ke tujuh setelah media cetak, rekaman, film, radio, TV dan internet. Internet juga mempermudah setiap orang mencari dan mendapatkan informasi dalam beragam bentuk, dari gambar, teks, video dan juga suara.  Penggunaan teknologi digital membuat penggunaan format multimedia tersebut dapat dilakukan.
Konvergensi ini tidak hanya didorong oleh kepentingan bisnis untuk memperlebar pasar, namun juga akibat dari hasrat konsumen untuk lebih mudah mendapatkan konten dengan media di manapun, kapanpun, dan dalam format apapun yang mereka inginkan. Atau sederhananya, konvergensi media ini hadir bukan karena pola top-down tapi juga bottom-up (www.mizan.com). Konvergensi ini sangat mungkin dilakukan jika konten yang diproduksi telah hadir dalam bentuk digital.
Konvergensi telah membuka celah untuk membuat profesi baru di dunia industri. Contohnya adalah peluang baru di dunia profesi jurnalistik online dan yang terkait dengannya akan makin terbuka lebar. Contoh lainnya adalah pada layanan pada sektor industri jasa dan konten yang akan marak seiring dengan penggunaan media konvergensi tersebut.

Sumber :

Categories:

0 komentar:

Posting Komentar